Close Search Menu

Menuju Green Automotive Manufacturing: Perjalanan PT MMKI Bersama Solar Radiance

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia atau MMKI merupakan perusahaan manufaktur dan perakitan kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia. Perusahaan ini menangani produksi kendaraan penumpang dan kendaraan niaga ringan dengan standar kualitas serta keamanan yang tinggi.

Sebagai salah satu basis produksi Mitsubishi Motors, kendaraan yang diproduksi MMKI tidak hanya dipasarkan di Indonesia, tetapi juga diekspor ke lebih dari 50 negara di Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Timur Tengah. Posisi tersebut membuat efisiensi dan keberlanjutan operasional menjadi bagian penting dari strategi perusahaan MMKI.

Dalam beberapa tahun terakhir, MMKI melihat bahwa kontribusi industri otomotif terhadap pengurangan emisi tidak hanya dapat dilakukan melalui pengembangan kendaraan yang lebih efisien. Cara perusahaan menjalankan fasilitas produksi juga memiliki peran yang sama pentingnya.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan MMKI adalah mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS di fasilitas produksinya di Cikarang, Jawa Barat, bersama Solar Radiance.

Ringkasan utama

  • Kerja sama MMKI dan Solar Radiance telah berjalan sejak 2022
  • Proyek dikembangkan dalam tiga fase yang mulai beroperasi pada tahun 2023, 2024, dan 2025
  • Total kapasitas PLTS yang telah terpasang mencapai 11,74 MWp
  • Sistem diperkirakan menghasilkan sekitar 16.000 MWh energi terbarukan per tahun
  • Estimasi emisi yang dapat dihindari mencapai 14.272 ton CO₂ per tahun
  • Sistem pemantauan membantu MMKI melihat produksi energi dan kontribusi pengurangan emisi secara langsung

Komitmen MMKI terhadap operasional yang lebih bersih

Bagi MMKI, pengembangan PLTS merupakan bagian dari visi untuk menciptakan operasional yang semakin efisien, bersih, dan berkelanjutan. Instalasi ini juga menjadi salah satu langkah jangka panjang perusahaan menuju green company.

Energi terbarukan yang dihasilkan membantu mengurangi sebagian penggunaan listrik konvensional di fasilitas produksi. Pada saat yang sama, MMKI dapat mengurangi emisi yang berasal dari kegiatan operasional tanpa mengganggu proses utama manufaktur.

Panel surya dipilih karena memiliki umur penggunaan yang panjang, kebutuhan perawatan yang relatif mudah, serta mampu memberikan kontribusi terukur terhadap pengurangan emisi karbon. Bagi fasilitas industri dengan kebutuhan energi yang besar dan berlangsung sepanjang tahun, karakteristik ini menjadikan PLTS relevan sebagai bagian dari strategi energi perusahaan. 

Kerja sama bertahap bersama Solar Radiance

Kerja sama antara MMKI dan Solar Radiance telah terjalin sejak 2022. 

Pengembangan dimulai dari fase pertama, kemudian diperluas melalui dua fase berikutnya sesuai dengan rencana energi dan kesiapan fasilitas MMKI.

Fase pertama mulai dioperasikan pada Februari 2023 dengan kapasitas 1,75 MWp. Pada Maret 2024, kapasitas tersebut bertambah melalui fase kedua sebesar 5,69 MWp. Pengembangan kemudian dilanjutkan dengan fase ketiga berkapasitas 4,30 MWp yang mulai dioperasikan pada Juni 2025.

Dengan selesainya ketiga fase tersebut, total kapasitas PLTS di fasilitas MMKI mencapai 11,74 MWp. Pengembangan secara bertahap ini memperlihatkan bahwa PLTS tidak diposisikan sebagai proyek satu kali, tetapi sebagai bagian dari strategi energi jangka panjang perusahaan.

Proyek bersama MMKI ini merupakan salah satu proyek tenaga surya komersial dengan kapasitas terbesar yang telah dikembangkan Solar Radiance hingga saat ini.

Dampak proyek PLTS MMKI

Berikut ringkasan kapasitas dan estimasi dampak dari tiga fase proyek PLTS MMKI:

Dengan estimasi produksi sebesar 16.000 MWh setiap tahun, proyek ini membantu menyediakan energi terbarukan dalam skala yang relevan bagi kegiatan manufaktur MMKI. Energi tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional fasilitas sekaligus mengurangi sebagian penggunaan listrik dari sumber konvensional.

Dari sisi lingkungan, keseluruhan sistem diperkirakan dapat menghindari sekitar 14.272 ton emisi CO₂ setiap tahun. Angka ini memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai kontribusi proyek terhadap upaya MMKI menurunkan jejak karbon operasionalnya.

Data yang membuat dampak lebih terukur

Salah satu aspek yang dinilai sangat penting oleh MMKI adalah keberadaan sistem pemantauan pada instalasi PLTS. Melalui sistem tersebut, perusahaan dapat melihat jumlah energi terbarukan yang dihasilkan serta estimasi pengurangan emisi yang telah dicapai.

Akses terhadap data membantu MMKI memahami kinerja sistem secara lebih transparan. Manfaat PLTS tidak hanya terlihat dari keberadaan panel di atap fasilitas, tetapi juga dari angka produksi energi dan dampak lingkungan yang dapat dipantau secara berkala.

Menurut MMKI, data tersebut memberikan keyakinan bahwa langkah yang diambil benar-benar memberikan dampak langsung terhadap lingkungan. Informasi yang terukur juga dapat membantu perusahaan mengevaluasi kontribusi energi terbarukan terhadap target operasional dan keberlanjutan yang lebih luas. 

Apa yang bisa dipelajari perusahaan manufaktur lainnya dari MMKI?

Proyek MMKI menunjukkan bahwa PLTS dapat menjadi bagian dari strategi operasional perusahaan manufaktur. Produksi energi, efisiensi operasional, dan pengurangan emisi dapat dikelola dalam satu pendekatan yang saling mendukung.

Implementasi juga tidak harus dilakukan sekaligus dalam satu proyek besar. MMKI mengembangkan kapasitas PLTS melalui tiga fase yang berlangsung selama beberapa tahun. Pendekatan bertahap seperti ini memberi ruang bagi perusahaan untuk menyesuaikan pengembangan dengan kebutuhan energi, kondisi fasilitas, dan rencana operasional.

Selain kapasitas, kemampuan untuk mengukur hasil juga perlu menjadi perhatian. Sistem pemantauan membantu perusahaan mengetahui berapa banyak energi yang dihasilkan dan seberapa besar kontribusinya terhadap pengurangan emisi. Dengan demikian, manfaat proyek dapat dievaluasi berdasarkan data, bukan hanya asumsi.

Pembelajaran lainnya adalah pentingnya memilih mitra yang mampu mendampingi proyek secara konsisten. Solar Radiance menyediakan dukungan mulai dari:

  • Analisis teknis dan desain
  • Pembiayaan pembangunan PLTS
  • Konstruksi
  • Pengoperasian dan pemeliharaan sistem

Pendekatan tersebut membantu perusahaan mengembangkan PLTS tanpa harus menangani seluruh aspek teknis secara mandiri.

Membangun operasional rendah karbon bersama Solar Radiance

Perjalanan MMKI dari instalasi awal hingga mencapai total kapasitas 11,74 MWp menunjukkan bahwa pengembangan PLTS di fasilitas manufaktur dapat dilakukan secara bertahap. Setiap fase dibangun berdasarkan kebutuhan operasional, kesiapan fasilitas, dan kepercayaan terhadap hasil dari fase sebelumnya.

Kepercayaan tersebut juga didukung oleh pengalaman MMKI selama bekerja bersama Solar Radiance. Sejak tahap konsultasi hingga instalasi, Solar Radiance dinilai mampu memberikan informasi yang jelas, menjalankan proses secara rapi, dan menyelesaikan proyek sesuai dengan ekspektasi perusahaan.

“Tim mereka sangat informatif, prosesnya rapi, dan hasilnya sesuai dengan ekspektasi kami.” — Dendi Digdoyo Diantoro, Corporate Strategy General Manager, PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia

Konsistensi tersebut memberikan rasa aman bagi MMKI untuk melanjutkan pengembangan dari satu fase menjadi tiga fase. Kini, keseluruhan sistem diperkirakan menghasilkan sekitar 16.000 MWh energi terbarukan dan menghindari 14.272 ton emisi CO₂ setiap tahun. Bagi MMKI, hasil ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang menuju operasional industri otomotif yang lebih efisien, bersih, dan berkelanjutan.

Solar Radiance mendampingi perusahaan komersial dan industri dalam merencanakan serta mengembangkan PLTS sesuai dengan profil konsumsi energi, kondisi fasilitas, dan target keberlanjutan masing-masing bisnis.

Diskusikan potensi pengembangan PLTS di fasilitas Anda bersama tim Solar Radiance untuk membangun operasional yang lebih efisien dan rendah karbon.

Hubungi tim Solar Radiance atau kontak melalui email marketing@solar-radiance.co.id untuk konsultasi lebih lanjut.

Ikuti juga media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar tenaga surya dan tren industri lainnya:

Instagram : @solarradiance_id 

LinkedIn: Solar Radiance

 

FAQ

1. Berapa total kapasitas PLTS yang terpasang di fasilitas MMKI?

Total kapasitas PLTS MMKI mencapai 11,74 MWp. Bersama Solar Radiance, kapasitas tersebut dikembangkan secara bertahap melalui tiga fase, yaitu 1,75 MWp pada fase pertama, 5,69 MWp pada fase kedua, dan 4,30 MWp pada fase ketiga. Pengembangan ini menunjukkan bagaimana Solar Radiance dapat mendampingi perluasan kapasitas PLTS sesuai dengan kebutuhan energi dan rencana operasional jangka panjang perusahaan.

2. Kapan kerja sama MMKI dan Solar Radiance dimulai?

Kerja sama PT MMKI dan Solar Radiance telah berjalan sejak 2022. Fase pertama mulai dioperasikan pada Februari 2023, disusul fase kedua pada Maret 2024 dan fase ketiga pada Juni 2025.

3. Berapa estimasi energi yang dihasilkan proyek PLTS MMKI?

Ketiga fase PLTS MMKI diperkirakan menghasilkan sekitar 16.000 MWh energi terbarukan setiap tahun. Solar Radiance merancang pengembangan kapasitas secara bertahap agar dapat mendukung kebutuhan operasional fasilitas MMKI.

4. Bagaimana MMKI mengetahui dampak dari penggunaan PLTS?

MMKI menggunakan sistem pemantauan untuk melihat produksi energi terbarukan dan estimasi pengurangan emisi secara langsung. Sistem yang disediakan dalam proyek bersama Solar Radiance membantu perusahaan mengevaluasi manfaat PLTS berdasarkan data yang terukur.

5. Apakah perusahaan manufaktur lain dapat menerapkan PLTS secara bertahap?

Bisa, selama pengembangannya disesuaikan dengan kebutuhan listrik, kondisi atap, dan kesiapan fasilitas. Solar Radiance dapat melakukan analisis awal untuk menentukan kapasitas dan tahapan pengembangan PLTS yang sesuai dengan karakteristik operasional setiap perusahaan.

6. Bagaimana PLTS di MMKI mendukung langkah Mitsubishi Motors menuju manufaktur otomotif yang lebih rendah karbon?

Pengembangan PLTS berkapasitas total 11,74 MWp di fasilitas produksi MMKI menjadi salah satu langkah Mitsubishi Motors di Indonesia untuk mengurangi emisi dari kegiatan operasional manufaktur. Sistem yang dikembangkan bersama Solar Radiance diperkirakan menghasilkan sekitar 16.000 MWh energi terbarukan dan menghindari 14.272 ton emisi CO₂ setiap tahun. Melalui sistem monitoring, MMKI juga dapat memantau produksi energi dan kontribusi pengurangan emisi secara terukur sebagai bagian dari komitmennya menuju green company.

PT Mitra Solar Radians